Hello,This is me!

Al Furqaan

Entrepreneur Musician ART(ist)

Wednesday, February 12, 2014

Hari ke 9 masa sakitku



Hari ke 9 masa sakitku


Waktu itu hari Rabu 5 Februari 2014 aku sibuk bertemu klien ditemani Unyu Unyil mulai nemuin Klien di Tempel, lanjut ke Driyorejo, lalu ke Gresik, Nyambung nemuin Penyanyi Swedia yang ingin di Produceri oleh Al Furqaan, setelah itu langsung meluncur ke Galaxy Mall Surabaya untuk ngecheck kerjaan. Sepulang dari situ langsung menggigil, hidung buntu, bernafas dengan mulut, merinding bulu-bulu berdiri semua, pusing & terkapar. Press Conference pun terpaksa dibatalkan. Untung sudah take sebelumnya.

Keesokan harinya hari Kamis tepatnya ketika bangun tidur badan udah panas semua. Ambil air wudhu pun udah kedinginan nggak karuan. Aku coba paksain mandi, menggigilnya makin menjadi-jadi. Teriakanku saat mandi tak dapat kuhindari karena saking dinginnya. Tapi aku harus mandi agar tidak semakin parah penyakitnya karena virus & bakteri. Orang Tuaku pun menyuruhku untuk segera ke Dokter. Tapi dasar aku, aku nggak mengiyakan perintah orang tuaku. Aku coba bertahan dengan obat yang ku beli di warung. Karena tenggorokanku pun susah untuk dipake menelan makanan, akhirnya aku putuskan untuk makan Bubur Ayam komplit Tanpa kacang, tanpa bumbu botolan, tanpa merica, tanpa sambal (katanya komplit kok gak pake apa-apa. hha..). Ya.. Bubur Ayam putihan dengan taburan Ayam suwir, potongan cakue, seledri, bawang goreng & telur ayam rebus separuh. Di hari kamis itupun aku resmi hanya bisa rebahan di kasur. Malam pun tiba, kondisiku semakin drop. Tidurku tak nyenyak, badan sakit semua, nafasku pun terhenti dari hidung, aku bernafas dengan mulut, malam itu pun aku resmi tidak dapat tidur, hanya sempat 2 jam aku tertidur.

Hari berganti Jum'at.. Bundaku segera membawaku ke rumah sakit. Seperti yang sudah-sudah, sinusitisku kambuh. Namun kali ini kata dokter penyakitku kambuh karena virus. Setelah dokter mengajukan beberapa pertanyaan kepadaku, ketemulah penyebabnya. Kata dokter aku terlalu memforsir tenagaku dengan memadatkan jadwal kegiatanku sampai lupa waktu, lupa makan. Sehingga pada saat kondisi tubuh drop, bakteri & virus mudah sekali menghajarku. Ya mungkin ini salahku, tapi mau gimana lagi... semua itu aku lakukan untuk keluargaku, untuk orang-orang yang membutuhkan & calon isteriku (tapi belum ada calonnya sih ding.. ahay..) kelak. Aku typical orang yang nggak akan pernah bisa senang klo orang2 yang aq sayang sedang sedih. Begitu juga sebaliknya, klo orang-orang yang aku sayang bahagia, maka dapat dipastikan aku juga ikut bahagia. Jum'at aku lalui seperti hari sebelumnya, dan kini kepalaku makin pusing. Namun malam ini aku agak bisa tidur dengan tenang & nyaman.

Sabtu pagi telah tiba, kondisiku hari ini sedikit ada perubahan. Panasku pun mulai turun dari hari sebelumnya. Namun aku tak mampu mencium aroma & merasakan rasa makanan apapun. Buntunya hidungku pun tak kunjung berakhir sama dengan buntunya pikiranku karena aku menajadi orang yang terasing dari dunia luar. Kerjaanku hanya bisa berbaring di tempat tidur, berdoa, dengan nafas yang tidak teratur ditemani Roti Tawar & susu kental manis. Ya Roti Tawarlah yang setia menemaniku di saat aku sakit. Susu hangat yang terkadang juga teh hangat juga turut menemani hari-hariku selama sakit. Namun yang tidak pernah terlewat adalah Air Putih. Nggak tau kenapa, disaat yang sama Unyu Unyil juga sedang sakit pas etelah aku ajak keliling sampai sekarang. :'( Sabtu sore aq terbangun dari tidurku karena suara Ayahku yang sedang telfon dengan kliennya. Akupun mencoba untuk bangun dari tempat tidur untuk sekedar duduk di meja makan karena ingin mendapat udara baru & nuansa baru. Tidak berselang lama saat aku ditugaskan Ayahku untuk mengecheck email dari klien tiba-tiba ada seorang tamu yang mengetuk pagar. Maka dengan sekuat tenaaku yang masih tersisa aku mempersilahkan tamu tersebut masuk. Setelah itu Aku masuk kedalam kamar lagi. tidak lama kemudian Ayahku memanggil lagi menyuruhku untuk mempersiapkan file2 portfolio perusahaan yang akan dikasih liat kepada tamu tadi. Tak ku sangka ketika aku baru membuka pintu kamar ada suara merdu menyejukkan kalbu menyapaku dengan halus "Assalamu'alaikum mas?" sontak aku kaget hingga ku terdiam beberapa saat sampai-sampai aku tidak menjawab salamnya. Dengan hanya melempar senyumanku yang khas + malu :D aku masuk lagi kedalam kamar sambil mengingat-ngingat lagi siapakah yang baru saja menyapaku. Setelah aku mencoba mengingat-ingat, barulah aku keluar & menjawab salam penuh senyuman kagum & bahagia "Wa'alaikumsalam mbak" :) Masya Allah ternyata dia seorang yang aku tunggu-tunggu selama ini, yang aku kagumi sejak 3 tahun lalu aku berpisah dengannya. Seorang gadis cantik, putih, berhijab, Insya Allah Solehah. Kini dia beda sekali dengan yang dulu. Dia sekarang lebih langsing, wangi, bersahaja, dewasa, makin cantik & Insya Allah makin Solehah. ;) Nggak tau kenapa sejak saat itu juga selesai aku menjawab salamnya semacam ada keajaiban bahwa suhu tubuhku langsung dingin tidak panas lagi. Tidak hanya itu, aku semakin gugup saat aku mencoba curi-curi pandang kepadanya diiringi keringatku yang mengucur deras tiada tiada hentinya hingga dia pulang sehabis maghrib bersama Ibunya (sedih aku karena dia pulang) :'( ... Ya Allah terimakasih Engkau telah menemukanku dengannya lagi meski kali ini urusannya tentang pekerjaan. Semoga membawa keberkahan & kebaikan kedepannya Ya Allah! Aaamiiin.. :)

Entah kenapa hingga hari berganti Minggu hingga saat ini yang ada difikiranku hanyalah dia seorang seolah-olah aku lupa bahwa aku sedang sakit. Aku sudah tidak pernah memikirkan penyakitku lagi meskipun kondisiku masih belum stabil. Bahkan untuk berjalan pun aku masih sempoyongan & gemeteran. Tapi itu nggak penting lagi bagiku, karena pikiranku sudah beralih pada si Dia. ;) Di hari Minggu ini aku mencoba mengisi kekosongan dengan menonton DVD. Lumayanlah ya untuk hiburan, setidaknya refreshing.

Senin pun tiba perlahan kebuntuan hidungku mulai lega, demikian juga Selasa. Namun hingga kini pusing dan gemeteran masih ada. Rasanya tuh nggleyang gitu. Mau muntah tapi ndak bisa muntah. Semoga sakit ini cepat berlalu! Mohon doanya ya gais! :)

This is my journey. I'm a home boy that growing up just to be an entrepreneur, musician and art(ist). Lots of phases gone by l that I experienced just to make me became a strong and dynamic person. Start from the desire to live freely with intuition, I decided to become an entrepreneur combined with the sense of art and soul. Vendor Workshop Arts Soul Digital united into a single union, forming a masterpiece filled with unlimited positive energy. Welcome to my world and my story. Decide and never regret it.

1 comments:

  1. Lhoalah kebanyakan syuting sampai drop, waah harus punya pihak management itu, sudah ada belum, kalau belum aku tak ngelamar jadi managemennya, hehehe!! Alhamdulillah uda baik lagi ya boz, ditunggu album berikutnya ya...!!!

    ReplyDelete

AL FURQAAN
+62 857-0663-6711
Surabaya, Indonesia

SEND ME A MESSAGE