Hello,This is me!

Al Furqaan

Entrepreneur Musician ART(ist)

Wednesday, February 19, 2014

Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan Suroboyo

Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan Suroboyo

Selasa 18 Februari 2014....
Cuaca mendung dan diiringi hujan deras berpadu rintik-rintik gerimis silih berganti. Setelah melakukan beberapa transaksi di sore hari tibalah waktunya untuk menghadiri undangan seminar tentang Music Scoring di BG Junction Surabaya. Karena kendaraan nggak ada maka aku putuskan minta tolong tetangga depan rumah untuk nganterin aku. Namun sayangnya dia nggak bisa karena masih kerja. Waktu sudah semakin larut menunjukkan pukul 17.30 WIB, maka dengan segera aku menghubungi kurir langgananku untuk mengantarku karena waktu seminarnya tertera pukul 18.00 WIB. Syukurlah kurir dapat mengantarku meski dia datang terlambat pukul 18.30 WIB. Nyampe' di lokasi pukul 19.00 WIB ternyata acara belum dimulai, peralatan pun belum siap. fiuht... :( Tapi okelah saya sabar menunggu acaranya sambil mengunjungi salah satu tenant musik digital. Akhirnya Tepat pukul 19.30 WIB seminar dimulai. Acara seminar pun berakhir pada pukul 21.10 WIB.

Akhirnya aku pun pulang dengan memutuskan berjalan kaki menuju Tunjungan. Sambil memotret beberapa bangunan-bangunan kuno aku berjalan kaki dengan fun di malam hari diiringi rerintikan hujan yang sayu merayu (eceieeee...) :D  Berikut ini foto pertama di jalan Blauran pengkolan jalan Bubutan Surabaya yang ternyata sayangnya rumah ini dijual.




Sambil terus berjalan lewat trotoar jalan Praban aku terus menuju jalan Tunjungan. Di Trotoar Praban aktivitas yang sedang berlangsung adalah orang-orang yang sedang menutup toko dan merapikan barang dagangannya untuk dikemasi. Sesampai di lampu merah SMPN 3 Surabaya pojokan ada pemandangan kosong yaitu sebuah bekas bangunan Furniture Colombia telah dibongkar yang aku belum tau akan digunakan sebagai apa nantinya. Berikut ini Fotonya :



Setelah itu aku melanjutkan perjalanan ke jalan Tunjungan. Sempat aku mengabadikan foto jembatan Tunjungan & sekitaran jalan Tunjungan yang Legend. Nih fotonya :








Karena hujan tak kunjung berhenti maka aku putuskan untuk naek angkot. Tapi kata penjaga TEC (Tunjungan Electronic Center) aku disarankan naek Bus DAMRI agar nggak perlu pindah-pindah angkutan lagi. Ok akhirnya aku memutuskan untuk naek Bus DAMRI. Waktu nunggu Bus kan aku sambil clinga-clinguk memandangi sekitar, eh nggak sengaja pas aku noleh ke belakang tempat masuk parkiran TEC Satpam yang tadi ngasih tau aku untuk naek Bus DAMRI malah kencing sembarang di tembok pintu masuk parkiran. Miris :( ... Kurang lebih 15 menit aku menunggu Bus akhirnya Bus itu datang. Bus yang aku naikin adalah Bus DAMRI AC. Ya itu pertama kali aku naek Bus DAMRI AC, padahal Bus DAMRI AC sudah lama ada. hahahay... Lebih baek terlambat daripada nggak sama sekali (ngeles mode on) ... :p Setelah masuk & mencari tempat duduk akhirnya aku duduk di bagian tengah sebelah kanan deretan pinggir. Nyaman banget AC lagi, jd gk perlu bauk asap knalpot Bus yang nggak banget gitu dee.. Belum lama aku duduk kenek/kernetnya datang menghampiri meminta ongkos. Karena aku belum pernah naek Bus DAMRI AC maka aku kasih Rp 5.000 / 5 ribu rupiah. & ternyata nggak dikasih kembalian, waktu seorang Ibuk-ibuk sebelahku mbayar uang Rp 4.000 juga diminta Rp 1.000 lagi yang berarti itu emang tarifnya Rp 5.000. Baru tau aku.. hhe.. Sambil menikmati perjalanan aku juga sempet motret beberapa bangunan juga sih seperti Bambu Runcing Surabaya ini :



Tak hanya itu, aku juga memperhatikan sekitarku. Ternyata banyak orang yang mau menuju luar kota/balik ke daerah asalnya dengan membawa banyak barang bawaan yang sampe'dikarungin & dimasukin kardus air mineral. Jadi berasa naek Bus Pariwisata banget yang mau pergi rombongan kemana gitu. ahay.. :D seru sih tapi. Ini situasi didalam Bus :



Pengalamanku kali ini naek Bus/angkutan umum yang bikin aku nyaman untuk naek angkutan umum & berjalan kaki. Karena aku merasa lebih nyaman & seger ketika Jalan Kaki selain itu kan juga sehat. Tapi jangan lupa pake masker ya! :) Semoga makin banya orang memilih angkutan umum massal sebagai alat transportasinya! Agar kemacetan tidak terjadi, minimal kemacetan itu jadi terurai & minimal. Untuk pemilik & pengemudi Alat Transportasi massal terus tingkatkan pelayanan, mutu, service & fasilitas ya!!! :)

This is my journey. I'm a home boy that growing up just to be an entrepreneur, musician and art(ist). Lots of phases gone by l that I experienced just to make me became a strong and dynamic person. Start from the desire to live freely with intuition, I decided to become an entrepreneur combined with the sense of art and soul. Vendor Workshop Arts Soul Digital united into a single union, forming a masterpiece filled with unlimited positive energy. Welcome to my world and my story. Decide and never regret it.

0 comments:

Post a Comment

AL FURQAAN
+62 857-0663-6711
Surabaya, Indonesia

SEND ME A MESSAGE